"Dan sesiapa yang bertaqwa kepada Allah nescaya akan dijadikan baginya jalan keluar . Serta memberinya rezeki dari jalan yang tidak terlintas hatinya. Dan , sesiapa berserah diri bulat-bulat kepada Allah, maka Allah cukupkan baginya. Sesungguhnya Allah tetap melakukan segala perkara yang di kehendakiNya. Allah telahpun menentukan kadar dan masa bagi berlakunya tiap-tiap sesuatu." (Surah At-Talaq 2-3)

Kenapa Harus Berdzikir

Oleh Chandraleka
hchandraleka(at)gmail.com

Berikut beberapa manfaat bisa kita dapatkan dari berdzikir :

1.Membuat hati menjadi tenang.
Allah berfirman,
”Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Ar Ra’d : 28)

Banyak orang yang ketika mendapat kesulitan maka mereka mencari cara–cara yang salah untuk dapat mencapai ketenangan hidup. Diantaranya dengan mendengarkan musik yang diharamkan Allah, meminum khamr atau bir atau obat terlarang lainnya. Mereka berharap agar bisa mendapatkan ketenangan. Yang mereka dapatkan bukanlah ketenangan yang hakiki, tetapi ketenangan yang semu. Karena cara–cara yang mereka tempuh dilarang oleh Allah dan Rasul–Nya.

Ingatlah firman Allah Jalla wa ’Ala di atas, sehingga bila kita mendapat musibah atau kesulitan yang membuat hati menjadi gundah, maka ingatlah Allah, insya Allah hati menjadi tenang.
2.Mendapatkan pengampunan dan pahala yang besar.

“Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah Telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (Al Ahzab : 35)

3.Dengan mengingat Allah, maka Allah akan ingat kepada kita.
Allah berfirman,
“Karena itu, ingatlah kamu kepada Ku, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu (dengan memberikan rahmat dan pengampunan)”. (Al Baqarah : 152)

4.Dzikir itu diperintahkan oleh Allah agar kita berdzikir sebanyak–banyaknya.
Firman Allah ‘Azza wa Jalla
“Hai orang–orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak–banyaknya. Dan bertasbihlah kepada – Nya di waktu pagi dan petang.” (Al Ahzab : 41 – 42)

5.Banyak menyebut nama Allah akan menjadikan kita beruntung.

“Dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung.” (Al Anfal : 45)

Pada Al Qur’an dan terjemahan cetakan Al Haramain terdapat footnote bahwa menyebut nama Allah sebanyak – banyaknya, maksudnya adalah memperbanyak dzikir dan doa.

6.Dzikir kepada Allah merupakan pembeda antara orang mukmin dan munafik, karena sifat orang munafik adalah tidak mau berdzikir kepada Allah kecuali hanya sedikit saja. (Khalid Al Husainan, Aktsaru min Alfi Sunnatin fil Yaum wal Lailah, Daar Balansiyah lin Nasyr wat Tauzi’, Riyadh, Terj. Zaki Rahmawan, Lebih dari 1000 Amalan Sunnah Dalam Sehari Semalam, Pustaka Imam Asy Syafi’i, Bogor, Cetakan I, Juni 2004 M, hal. 158).

Allah berfirman,
“Sesungguhnya orang – orang munafik itu menipu Allah dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya’ (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.” (An Nisaa’ : 142)

7.Dzikir merupakan amal ibadah yang paling mudah dilakukan.
Banyak amal ibadah yang sebetulnya mudah untuk kita lakukan. Semisal :
- Membaca basmillah ketika akan makan / minum
- Membaca doa keluar / masuk kamar mandi
- Membaca dzikir – dzikir sewaktu pagi dan petang
- Membaca doa keluar / masuk rumah
- Membaca doa ketika turun hujan
- Membaca dzikir setelah hujan turun
- Membaca doa ketika berjalan menuju masjid
- Membaca dzikir ketika masuk / keluar masjid
- Membaca hamdalah ketika bersin
- Membaca dzikir – dzikir ketika akan tidur
- Membaca doa ketika bangun tidur

Dan lain–lain banyak sekali amalan yang mudah kita lakukan. Bila kita tinggalkan, maka rugilah kita berapa banyak ganjaran yang harusnya kita dapat, tetapi tidak kita peroleh padahal itu mudah untuk diraih. Coba saja hitung berapa banyak kita keluar masuk kamar mandi dalam sehari?

DZIKIR HARUS SESUAI DENGAN ATURAN ISLAM

Dzikir adalah perkara ibadah, maka dari itu dzikir harus mengikuti aturan Islam. Ada dzikir – dzikir yang sifatnya mutlak, jadi boleh dibaca kapan saja, dimana saja, dan dalam jumlah berapa saja karena memang tidak perlu dihitung.

Tetapi ada juga dzikir – dzikir yang terkait dengan tempat, misal bacaan – bacaan dzikir ketika mengelilingi (thawaf) di Ka’bah. Ada juga dzikir yang terkait dengan waktu, misal bacaan dzikir turun hujan. Juga ada dzikir yang terkait dengan bilangan, misal membaca tasbih, tahmid, dan takbir dengan jumlah tertentu (33 kali) setelah shalat wajib. Tentu tidak boleh ditambah – tambah kecuali ada dalil yang menerangkannya.

Kalau seseorang membuat sendiri aturan – aturan dzikir yang tidak diterangkan oleh Islam, maka berarti dia telah membuat jalan yang baru yang tertolak. Karena sesungguhnya jalan – jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah itu telah diterangkan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam. Patutkah kita menempuh jalan baru selain jalan yang telah diterangkan oleh Rasul Allah Shallallahu ‘alaihi wa sallam? Tentu tidak, karena Agama Islam ini telah sempurna. Kita harus mencukupkan dengan jalan yang telah diterangkan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam.

Referensi :
1.Al Qur’an
2.Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Dzikir Pagi dan Petang dan Sesudah Shalat Fardhu, Pustaka Imam Asy Syafi’i, Cetakan I, Desember 2004
3.Khalid Al Husainan, Aktsaru min Alfi Sunnatin fil Yaum wal Lailah, Daar Balansiyah lin Nasyr wat Tauzi’, Riyadh, Terj. Zaki Rahmawan, Lebih dari 1000 Amalan Sunnah Dalam Sehari Semalam, Pustaka Imam Asy Syafi’i, Bogor, Cetakan I, Juni 2004 M

I got a lesson today, thanks Allah

Last nite was my scariest nite and I feel so uncomfortable. But alhamdulillah, coz Allah give me guidence in this early morning. I feel so great coz Allah help me with these hadiths :

Abu al-‘Abbas ‘Abdullah bin ‘Abbas, radiyallahu anhuma, reported: One day I was behind the Prophet, sallallahu ‘alayhi wasallam, and he said to me:

"O young man, I shall teach you some words [of advice] : Be mindful of Allah, and Allah will protect you. Be mindful of Allah, and you will find Him in front of you. If you (have need to) ask, ask of Allah; and if you seek help, seek help from Allah. Know that even if the Nation (or the whole community) were to gather together to benefit you with something, they would not benefit you with anything except that which Allah has already recorded for you, and that if they gather together to harm you with something, they would not be able to harm you with anything except that which Allah has already recorded against you. The pens have been lifted and the pages have dried."

[Al-Tirmidhi relates this and says: It is a good, genuine Hadith]

And Allah also give me this reminder from our beloved prophet :

Diriwayatkan daripada Syaddad bin Aus r.a, daripada nabi s.a.w baginda bersabda: Orang yang berakal (cerdik) adalah orang yang sentiasa menjaga dirinya (dari berlazat-lazat melayan hawa nafsu yang boleh merosakkan agamanya) dan dia juga adalah orang yang beramal sebagai bekalan sesudah mati. Sedangkan orang yang lemah (bodoh) iaitu orang yang hanya mengikuti hawa nafsunya tetapi dia tetap mengharapkan berbagai harapan daripada Allah. (Hadis riwayat Imam Tirmizi).


Just remember and love Allah, and Allah will help and protect you. Thanks Allah for forgiveness.

Ya Allah, show me the right path..and I am hunger for your guidence

Doa Penghilang Sedih & Derita

Diriwayatkan dalam kitab ibn Sunni dari Abi Musa Al-Asya’ari ra bahawa telah bersabda rasulullah salallahualaihiwasalam :

“Barangsiapa yang ditimpa kesedihan atau mengalami penderitaan maka berdoalah dengan kalimah ini dengan berkata :


اللَهُمَّ انِِّي عَبدُكَ , ابن عبدك , ابن أمتك , ناصيتي بيدك , ما ض في حكمك عدل في قضأؤك أسألك بكل اسم هو لك سميته به نفسك او أنزلته في كتابك أو علّمته احدا من خلقك أواستأثرت به في علم الغيب عندك أن تجعل القرآن ربيع قلبي ونور صدري و جلاءحزني و ذهاب همّي

Maka berkatalah seorang lelaki kepada baginda : Wahai rasulullah apakah kami dapat mengajarkan doa ini kepada yang tidak hadir di kalangan kami ? Maka bersabdalah baginda : “Bahkan sampaikanlah doa ini dan ajarkanlah mereka kerana sesungguhnya barangsiapa yang membaca doa ini maka nescayalah Allah akan menghilangkan derita sedihnya dan memberikan kegembiraan kepada dirinya” (hadith sahih riwayat Ahmad no 391 Jilid 1 dan Ibn Hibban no 972 dan Abu Ya’la dan Hakim).

Diriwayatkan dalam sahihain (kitab sahih bukhari dan Muslim) bahawa baginda rasulullah apabila ditimpa bala musibah akan membaca doa berikut :
" لا اله الا الله العظيم الحليم , لا اله الا الله رب العرش العظيم , لا اله الا الله رب السموات ورب الارض ورب العرش الكريم "

(hadith sahih riwayat Bukhari dan Muslim).


اللهم رحمتك ارجو فلا تكلني الى نفسي طرفة عين وأصلح شاني كله لا اله الا أنت

(hadith hasan riwayat Abu Daud dan Ahmad).


Diriwayatkan oleh Anas bahawa baginda nabi salalallahualaihiwasalam pernah bersabda : “Janganlah sesiapa di kalangan kamu yang mengharapkan kematian dari akibat derita kesusahan yang menimpanya sebaliknya jika sudah tidak mampu maka berdoalah Allahumma (ya Allah) hidupkanlah aku jika hidup itu lebih baik bagiku dan matikanlah aku jika mati itu lebih baik bagiku” (hadith sahih riwayat Bukhari no. 5671 dan Muslim no. 2680).


" Dan berdoalah kamu kepada Aku(Allah) nescaya Aku(Allah) akan makbulkan" (Surah Al-Ghafir : 60).

Labels

 
My Diary of Life / Catatan ku. Design by Wpthemedesigner. Converted To Blogger Template By Anshul Tested by Blogger Templates.